KERAGAMAN KENAMPAKAN DAN PEMBAGIAN WILAYAH WAKTU DI INDONESIA

1. MENGENAL KERAGAMAN KENAMPAKAN ALAM INDONESIA

Kenampakan alam adalah kenampakan yang terbentuk karena proses alam.  Contoh kenampakan alam: sungai, laut, rawa, danau, gunung, dll. Sedangkan kenampakan buatan adalah kenampakan yang terbentuk oleh buatan manusia. Contoh kenampakan buatan :jalan raya, rel kereta api, sawah, pelabuhan, bandara, dll.  

Simbol-simbol yang menunjukkan permukaan muka bumi seperti dataran tinggi, pegunungan, dataran rendah, dan perairan. Warna biru menunjukkan wilayah perairan. Warna hijau menunjukkan dataran rendah. Warna kuning menunjukkan dataran tinggi. Warna coklat menunjukkan wilayah pegunungan.

Secara astronomis Indonesia terletak di antara 6LU (Lintang Utara) sampai 11LS (Lintang Selatan) dan 95BT(Bujur Timur) sampai 141BT (Bujur Timur)

Wilayah Indonesia paling utara adalah pulau We  dan wilayah Indonesia paling selatan adalah pulau Rote

Batas-batas wilayah Indonesia adalah :

  1.  Utara              : Malaysia, Singapura dan Filipina
  2. Timur              : Papua Nugini, Samudra Pasifik
  3. Selatan           : Timor leste, Australia dan Samudra Hindia
  4. Barat               : Samudra Hindia

Letak Geografis adalah letak suatu wilayah berdasarkan keadaan alam yang membatasinya. Menurut bentang alamnya, Indonesia dibagi menjadi tiga daerah, yaitu dangkalan sunda, dangkalan sahul, dan daerah peralihan.

  1. 1.      Dangkalan sunda meliputi : daerah Indonesia bagian Barat (Sumatra, Jawa, Kalimantan dan pulau-pulau di sektiarnya)
  2. 2.      Dangkalan sahul meliputi:daerah Indonesia bagian Timur ( papua dan kepulauan Aru)
  3. 3.      Daerah peralihan meliputi : Indonesia bagian tengah (Sulawesi, Timor, dll)

Cuaca adalah keadaan suhu udara, tekanan udara, curah hujan, angin, sinar matahari pada waktu dan tempat tertentu. Unsur-unsur cuaca :

  1. Suhu udara : adalah panas dan dinginnya udara
  2. Kelembapan udara  : banyaknya uap air yang terkandung dalam udara
  3. Angin : Udara yang bergerak daridaerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan lebih rendah
  4. Curah hujan : banyaknya intensitas turunnya hujan di suatu wilayah pada waktu tertentu

Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca di suatu wilayah yang luas dan diperhitungkan dalam jangka waktu lama. Iklim di Indonesia dibagi menjadi tiga, yaitu : iklim tropis, iklim musim dan iklim laut.

  1. Iklim tropis dialami oleh negara-negara di sekitar khatulistiwa

Ciri-ciri iklim tropis adalah wilayahnya panas dan memiliki curah hujan yang tinggi sepanjang tahun.

  1. Iklim musim terjadi karena angin musim barat dan angin musim timur yang mengakibatkan di Indoesia terdapat dua msim yaitu hujan dan kemarau.
  2. Ciri-ciri iklim laut : udara sering berawan, basah, suhu udara sedang dan memiliki curah hujan yang tinggi.

2. KENAMPAKAN ALAM DAN KENAMPAKAN BUATAN

Segala sesuatu yang tampak di permukaan bumi disebut kenampakan alam.

  1. Kenampakan Alam terdiri dari kenampakan alam daratan dan perairan . Contoh Kenampakan Alam daratan dan perairan adalah :
    1. Pulau dan kepulauan. Kepulauan di Indonesia dikelompokkan menjadi :
      1. Gugusan Kepulauan Sunda Besar, yang terdiri dari : Pulau Jawa, sumatera, Madura, Sulawesi, kalimantan, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya
      2. Gugusan Sunda Kecil, yang terdiri atas : Pulau Bali, Lombok, Sumba, Sumbawa, Flores, Timor, Sabu, Rote, Solor, Alor dan pulau-pulau kecil di sekitarnyaGugusan Kepulauan Maluku, yang terdiri atas Pulau Halamahera, Ternate, Tidore, Seram, Buru, Kepulauan Sula, Obi, Ambon, Kepulauan Kai, Kepulauan Aru dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
      3. Papua dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Antara lain : Pulau Biak, Waigeo, Salawati, Misool, Yos Sudarso dan pulau-pulau kecil di sekitarnya
    2. Gunung. Kepulauan Indonesia merupakan bagian dari gugusan gunung berapi. Sirkum Mediterania (Sumatera, Jawa, Sunda kecil hingga Banda) dan Sirkum Pasifik. Sehingga banyak gunung berapi yang masih aktif dan menjadikan Indonesia termasuk wilayah yang rawan gempa dan letusan gunung berapi.
    3. Pegunungan adalah sekumpulan gunung-gunung yang sambung menyambung. Pada peta digambarkan dengan simbol warna kuning hingga coklat. Contoh : Pegiunungan bukit barisan (Sumatera), Pegunungan Muller (Kalimantan Tengah), dan Pegunungan  Tengger (Jawa Timur).
    4. Hutan. Menurut jenis pohonnya, hutan dibedakan menjadi hutan homogen  dan hutan  heterogen. Sedangkan menurut fungsi dan manfaatnya, hutan dibagi menjadi hutan lindung, hutan produksi dan hutan wisata.Hutan yang difungsikan untuk melindungi jenis tumbuhan tertentu disebut cagar alam. Hutan yang difungsikan untuk melindungi jenis hewan tertentu disebut suaka margasatwa.
    5. Pantai adalah wilayah lautan yang berbatasan dengan daratan.
    6. Dataran Rendah adalah daerah datar dengan ketinggian antara 0 – 200 meter dari permukaan laut. Daerah ini cocok untuk ditanami padi dan palawija
    7. Dataran Tinggi terletak lebih dari 200 meter dari permukaan laut.
    8. Sungai adalah aliran air alami yang mengalir dari hulu ke hilir, danau, laut atau daerah hilir yang lain.
    9. Danau adalah genangan air yang mengisi cekungan yang dikelilingi daratan. Danau dapat dimanfaatkan untuk :
      1. Pengairan
      2. Perikanan
      3. Objek wisata
      4. PLTA
    10. Laut adalah kumpulan air asin yang menggenangi dan menghubungkan antar daratan.
    11. Selat adalah laut sempit diantaradua pulau yang berdekatan.
    12. Teluk adalah laut yang menjorokke daratan.
    13. Tanjung atau Semenanjung adalah daratan yang menjorok ke laut.
    14. Contoh Kenampakan Buatan

Pelabuhan adalah tempat berlabuhnya kapal.

Bandar Udara adalah tempat pesawat terbang lepas landas ataupun mendarat.

Waduk adalah tempat menampung air hujan/ air dari sungai yang digunakan untuk persediaan air ketika kemarau.

Jalan Raya.

3. PEMBAGIAN WILAYAH WAKTU DI INDONESIA

Pembagian waktu di seluruh dunia dibagi menjadi 24 daerah waktu, tiap daerah waktu luasnya 150. Wilayah Indonesia dibagi menjadi tiga daerah waktu, yaitu :

  1. Waktu Indonesia Barat (WIB) – 90BT sampai 1050 BT, Meliputi : derah Jawa, Madura, Sumatra, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah
  2. Waktu Indonesia Tengah (WITA) – 105BT sampai 1200 BT, Meliputi: daerah Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Sulawesi
  3. Waktu Indonesia Timur (WIT) – 120BT sampai 1350 BT, Meliputi : daerah Papua dan Maluku

Perbedaan waktu Indonesia dengan waktu Greenwich adalah :

WIB   : 1050 : 150 = 7 jam

WITA : 1200 : 150 = 8 jam

WIT   : 1350 : 150 = 9 jam

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: